"Erti hidup pada yang memberi.." - Kata2 yang aku petik dari Saifulislam.com, milik Ustaz Hasrizal.. Its make me think, how much i gave as i always ask for more... Sepertimana aku label dia sebagai 'someone that have nothing, but always demand for something', sedar tak sedar aku pun dari golongan itu...
Yes, finally i tot about it.. Tentang hikmah perkenalan dan perpisahan ini.. Baru aku sedar, dalam situasi aku - sangat2 mencintai dia, sering memaafkan dan mendengar setiap kata2 nya even hati ini terluka, memberi dia kasih sayang even dia tak rasa dan hargai - begitu la jugak situasi aku dengan DIA.. DIA mencintai aku walau aku mungkar, DIA memaafkan aku dan sentiasa memberikan nur Nya even aku ingkar, memberi segala keperluan aku malah kasih sayang padaku even aku tak reti menghargainya... Maka siapa lah aku sebagai hambaNya nak mengukur buruk baik lebih lagi memarahi hambaNya yang lain itu sedangkan aku sendiri begitu dengan PENCINTAku..
Cuma aku masih terfikir tentang soalan yang ditujukan oleh salah seorang colleague aku kat opis.. "do you really sure you can ignore him?" Hurm.. DIA tak pernah ignorekan aku, cuma aku yang ignore DIA.. Now, dia yang ini ignore aku, bagaimana cara aku untuk belajar ignore dia? Duhai hati, 'detox' kanlah dia dari hati ini..
Hal terakhir yang mampu aku beri pada dia adalah 1 sms sepanjang 5 muka surat.. Apa yang aku tulis, biarlah cuma aku dan dia yang tahu, tapi aku lega.. Lega dari beban hati ini... Cinta ini masih belum hilang.. Cuma CINTA ku pada ALLAH dah mengatasi cinta ku pada insan itu... Aku susah untuk mencintai seseorang, tapi aku selalu jatuh cinta pada orang yang salah... Ini semua pengajaran untuk hidup ku..
Satu persoalan lagi... Apa akan terjadi dengan blog ini tanpa cerita "Tentang Dia"? Tak mengapalah, dia takde, DIA masih ada... Supaya aku boleh belajar dengan ketidakbijaksanaan aku bila jatuh cinta... Untuk aku ambil iktibar tanpa membelakangkan DIA...
Thanx 'pemilik hati'ku untuk masa yang singkat ini... I'm happy..


No comments:
Post a Comment